El clasico round 1
El Clasico edisi ke-256 siap digelar di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) malam WIB. Laga ini bukan sekadar duel dua rival abadi, Real Madrid vs Barcelona, tetapi juga pertarungan dua lini depan paling berbahaya di Eropa.
Madrid datang dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Xabi Alonso duduk di puncak klasemen dengan 24 poin, unggul dua angka dari Barcelona. Duet Kylian Mbappe dan Vinicius Junior menjadi kunci kesuksesan mereka sejauh ini.
Namun, di sisi lain, Barcelona juga tidak kekurangan amunisi. Lamine Yamal kembali dari cedera dengan performa luar biasa, dan Marcus Rashford siap memanfaatkan momentumnya untuk membuktikan diri di laga terbesar La Liga.
Tanpa Robert Lewandowski dan Raphinha karena cedera, Barcelona kehilangan opsi penting di lini depan. Namun, dengan materi pemain yang tersedia, mereka tetap akan jadi penantang tangguh bagi Real Madrid.
Meski sempat butuh waktu untuk beradaptasi dengan sistem baru di bawah Xabi Alonso, Vinicius kini kembali menunjukkan performa terbaiknya. Dalam lima laga terakhir, pemain asal Brasil itu telah mencetak 3 gol dan memberikan 3 assist.
Memang, ia gagal mencetak gol dalam empat pertemuan melawan Barcelona musim lalu, tetapi ia bukan satu-satunya pemain Real Madrid yang kesulitan menghadapi tim asuhan Hansi Flick di musim 2024/25.
>Kini, dengan Madrid berada di puncak klasemen dan berambisi mempertahankan posisi tersebut, Vinicius akan menjadi sosok penting untuk diperhatikan begitu laga dimulai.
El clasico edisi ke – 256
Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, bertekad membawa timnya meraih kemenangan di laga El Clasico melawan FC Barcelona. Pertandingan bergengsi lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 ini akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada Minggu (26/10).
“Kami ingin membawa momentum kemenangan pada beberapa pertandingan terakhir dalam laga El Clasico nanti,” ujar Bellingham.
Bellingham menekankan bahwa bermain di kandang sendiri adalah sebuah keuntungan besar bagi Los Blancos. Oleh karena itu, gelandang tim nasional Inggris berusia 22 tahun ini sangat mengharapkan dukungan penuh dan meriah dari para suporter di Bernabeu.
“Untuk para pemain atmosfer di stadion terasa luar biasa. Kami berharap bisa memanfaatkan energi dari suporter untuk memenangkan pertandingan,” lanjutnya.
Momentum Kemenangan dan Debut Xabi Alonso
Menjelang duel kontra FC Barcelona, Real Madrid sedang dalam tren performa positif dengan mencatatkan empat kemenangan berturut-turut di laga terakhir. Kekalahan terakhir yang mereka alami adalah saat derbi melawan rival sekota, Atletico Madrid (2-5), pada akhir September 2025.
Laga El Clasico kali ini akan menjadi momen spesial bagi Xabi Alonso, yang akan menjalani debutnya sebagai pelatih kepala Los Blancos dalam pertandingan ikonik ini.
Sebagai perbandingan, saat masih aktif menjadi pemain Real Madrid, pelatih asal Spanyol tersebut pernah tampil 20 kali dalam El Clasico dengan catatan 5 kali menang, 6 kali imbang, dan 9 kali kalah.
Sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Spanyol musim ini, Real Madrid (24 poin dari 9 pertandingan) bertekad mempertahankan posisi dari kejaran rival abadi mereka. Sementara itu, FC Barcelona membayangi di posisi kedua dengan perolehan 22 poin dari 9 laga. Real Madrid unggul tipis dengan 8 kemenangan dan 1 kekalahan, sedangkan Barcelona mencatat 7 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan.
Mantan superstar LaLiga, Luis Figo, menjagokan Real Madrid mengalahkan Barcelona. Meskipun, menurut dia, tak pernah benar-benar ada tim unggulan di El Clasico.
Los Blancos mendekati pertandingan dengan cemerlang setelah memenangi 11 dari 12 pertandingan pertama di semua kompetisi musim ini. Di sisi lain, Barca sedikit lebih buruk dengan mereguk sembilan kemenangan, sekali seri, dan dua kali kalah.
Madrid dihadapkan pada rekor head to head kurang meyakinkan di El Clasico usai menderita empat kekalahan beruntun dari Barcelona pada musim lalu. Eks penggawa Barcelona dan Madrid, Luis Figo, menilai El Real akan berjaya karena main di depan publik sendiri.